
Melesat kerikil di pelupuk mata
Menggoreskan lukisan noda nan luka
Meneteskan benih-benih duka dan air mata
Saat aku harus melangkahkan kaki membawa raga
Tulang ini terkoyak
Meniti hari selalu merintih dalam derit mimpi
Rambut bergerai
Diterpa hembusan nafas harum aroma dunia
Menetes peluhku
Saat ku terpaku dalam letihku
Menerawang ke dalam awang-awang
Tersenyum dan kadang meragu dalam hatiku
Jadi apakah aku???
Kelak??
Sejuta mimpi yang telah ku resapi
Ku coba aku hayati
Menjadi sebuah janji
Dalam hati ini
Meski redakan amarahku saat ku bergejolak
Teka mampu menapaki dunia dalam setiap kepak sayap
Mentari yang menerka langkah manusia
Menembus batas lapukkan ruas
Ya..Allah
Hanya pada-Mu aku berharap
Hanya pada-MU aku bersimpuh
Senantiasa pada-MU aku ingin mengadu
Meraih cinta-MU
Ridho-Mu