Monday, 2 April 2012

Anda Bukan Koruptor?Yakin?


Bicara tentang korupsi mungkin sudah tidak aneh lagi di telinga anda. Tiap hari anda pasti sudah mendengar kata ini. Sejak anda mulai membuka mata untuk menikmati dunia ini anda sudah disodori dengan satu kata ini.
Apa sih sebenarnya korupsi itu?
Iseng iseng tadi browsing di wikipedia langsung deh copy paste disini (jadi kalau anda menemukan kata-kata di sini mirip dengan yang ada di wikimapia, ya wajar lha wong saya cuma copy paste dari sana)
Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus|politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.
Nah, permasalahan tentang korupsi ini tentu sudah sangat pelik di negeri ini. Bahkan mungkin tidak hanya di negara berlambang burung garuda ini. Mungkin yang namanya korupsi menjadi permasalahan kompleks yang melanda seantero dunia ini. Berbagai cara telah dilakukan beberapa negara untuk menekan yang namanya korupsi. Dengan pembentukan badan penegak hukum yang khusus menangani tindakan korupsi (kalau di Indonesia di sebut dengan KPK), sosialisasi bahaya laten korupsi sampai hipnotis untuk pencegahan tindakan korupsi. Namun lagi lagi kok saya meragukan ya semua itu berhasil?
Dalam hal ini bukannya saya pesimis dengan segala tindakan atau upaya untuk menghilangkan yang namanya korupsi dari muka bumi ini. Kenapa demikian?karena dalam hal ini saya memandang korupsi itu bukan hanya dalam pengertian uang atau wewenang yang berujung pada kekayaan. Namun saya juga termasuk orang yang mengkategorikan waktu adalah suatu objek dari tindakan korupsi. Sudah banyak bukan adan dengar tentang korupsi waktu?
NAh mengapa kemudian saya pesimis terhadap tegaknya hukum tindakan korupsi?
Lagi-lagi tentang korupsi waktu (untuk korupsi yang kemudian masuk ke dalam KUHP Khusus, saya rasa saya tidak memiliki sama sekalai kompetensi untuk berbicara tentang itu).
Lihat saja betapa negeri ini semakin kehilangan waktunya.
Saya ambil contoh di Jakarta ya (maklum, saat ini saya sedang mencari sesuap nasi di kota yang sering disebut sebagai ibukota negara). Korupsi waktu. Menurut definisi saya adalah penggunaan waktu atau pencurian waktu yang bukan merupakan peruntukkannya. Misal, jam kerja anda gunakan untuk bermain demikian pula sebaliknya jam istirahat anda gunakan untuk bekerja. Bahkan saya pernah dengar dari seseorang mentor yang mengatakan bahwa mengerjakan sholat dhuha di sela waktu kerja itu erupakan korupsi waktu. Hmmm... lalu bagaimana negeri ini bisa bebas dari korupsi?
Coba liat saja berapa orang yang telat kantor?coba liat berapa orang yang telat menjalankan sholat fardhu..padahal tidak ada kompensasi atas korupsi waktu yang dilakukan loh. Bahkan malah yang muncul adalah rasa gundah, gelisah dan jengah. Tidak tahu tentang apa saja yang telah dilakukan, tau tau jiiaaahhhh waktu udah habis, tidak tahu apa saja yang telah dikerjakan.
Makanya itu, saya kok pesimis ya korupsi ini bisa diberangus?
Bahkan saya akui, saya juga seorang koruptor....

No comments: