Thursday, 6 December 2007

TAK MENYERAH AKU



Melesat kerikil di pelupuk mata

Menggoreskan lukisan noda nan luka

Meneteskan benih-benih duka dan air mata

Saat aku harus melangkahkan kaki membawa raga

Tulang ini terkoyak

Meniti hari selalu merintih dalam derit mimpi

Rambut bergerai

Diterpa hembusan nafas harum aroma dunia

Menetes peluhku

Saat ku terpaku dalam letihku

Menerawang ke dalam awang-awang

Tersenyum dan kadang meragu dalam hatiku

Jadi apakah aku???

Kelak??

Sejuta mimpi yang telah ku resapi

Ku coba aku hayati

Menjadi sebuah janji

Dalam hati ini

Meski redakan amarahku saat ku bergejolak

Teka mampu menapaki dunia dalam setiap kepak sayap

Mentari yang menerka langkah manusia

Menembus batas lapukkan ruas

Ya..Allah

Hanya pada-Mu aku berharap

Hanya pada-MU aku bersimpuh

Senantiasa pada-MU aku ingin mengadu

Meraih cinta-MU

Ridho-Mu

Saturday, 1 December 2007

ANALISIS SWOT

Analisa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) telah menjadi salah satu alat yang berguna dalam dunia industri. Namun demikian tidak menutup kemungkinan untuk digunakan sebagai aplikasi alat Bantu pembuatan keputusan dalam pengenalan program-program baru di lembaga pendidikan kejuruan.

Proses penggunaan manajemen analisa SWOT menghendaki adanya suatu
survei internal tentang strengths (kekuatan) dan weaknesses (kelemahan) program, serta survei eksternal atas opportunities (peluang/kesempatan) dan threats (ancaman). Pengujian eksternal dan internal yang terstruktur adalah sesuatu yang unik dalam dunia perencanaan dan pengembangan kurikulum lembaga pendidikan.Contoh pengembangan pendidikan menggunakan analisa SWOT, adalah suatu cara yang berguna dalam menguji kondisi lingkungan tentang program baru yang ditawarkan suatu lembaga pendidikan. Sebuah tinjauan atas aplikasi potensial SWOT dalam jangkauan yang luas juga merupakan tujuan dari pada tulisan ini.

1. Pendahuluan

Lingkungan eksternal mempunyai dampak yang sangat berarti pada sebuah lembaga pendidikan. Selama dekade terakhir abad ke duapuluh, lembaga-lembaga ekonomi, masyarakat, struktur politik, dan bahkan gaya hidup perorangan dihadapkan pada perubahan-perubahan baru. Perubahan dari masyarakat industri ke masyarakat informasi dan dari ekonomi yang berorientasi manufaktur ke arah orientasi jasa, telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap permintaan atas program baru pendidikan kejuruan yang ditawarkan (Martin, 1989).
Program kejuruan pada sekolah-sekolah menengah umumnya mencakup bidang pelayanan (area service) dalam spektrum yang luas, akan tetapi program-program sekolah kejuruan sekarang harus dapat menyediakan program yang lebih baik daripada sekolah kejuruan maupun sekolah-sekolah khusus (Weber, 1989). Program-program yang ada, dan yang direncanakan untuk masa depan tanpa memandang jenis sekolah, harus didasarkan pada pertimbangan yang seksama secara cermat tentang kecenderungan (trend) dalam masyarakat di masa yang akan datang.

Para administrator atau pengelola sekolah kejuruan harus berperan sebagai penggagas atau inovator dalam merancang masa depan lembaga yang mereka kelola. Strategi-strategi baru yang inovatif harus dikembangkan untuk memastikan bahwa lembaga pendidikan akan melaksanakan tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mendatang khusunya pada abad 21 dan setelahnya. Untuk melakukan hal ini, antara lain dibutuhkan sebuah pengujian mengenai bukan saja lingkungan lembaga pendidikan itu sendiri tetapi juga lingkungan eksternalnya (Brodhead, 1991). Analisis kekuatan, kelemahan, kesempatan/peluang, dan ancaman atau SWOT (juga dikenal sebagai analisis TOWS dalam beberapa buku manajemen), menyediakan sebuah kerangka pemikiran untuk para administrator pendidikan dalam memfokuskan secara lebih baik pada layanan kebutuhan dalam masyarakat.

Meskipun sebenarnya analisisini banyak ditujukan untuk penerapan dalam bisnis, ide penggunaan perangkat ini dalam bidang pendidikan bukanlah hal yang sama sekali baru. Sebagai contoh, Gorski (1991) menyarankan pendekatan ini untuk meningkatkan minat dalam masyarakat untuk memasuki sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan khususnya sekolah kejuruan. Perangkat manajemen yang sedianya ditujukan untuk bidang industri seringkali bisa diolah untuk diterapkan di bidang pendidikan, karena adanya kemiripan yang fundamental dalam tugas-tugas administratif.

SWOT adalah sebuah teknik yang sederhana, mudah dipahami, dan juga bisa digunakan dalam merumuskan strategi-strategi dan kebijakan-kebijakan untuk pengelolaan pegawai administrasi (administrator). Sehingga, SWOT disini tidak mempunyai akhir, artinya akan selalu berubah sesuai dengan tuntutan jaman. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menunjukkan bagaimana SWOT dapat digunakan oleh para administrator dalam menganalisis dan memulai pembuatan program baru yang inovatif untuk ditawarkan dalam pendidikan kejuruan.

2. Konteks Dewasa Ini

Analisis SWOT secara sederhana dipahami sebagai pengujian terhadap kekuatan dan kelemahan internal sebuah organisasi, serta kesempatan dan ancaman lingkungan eksternalnya. SWOT adalah perangkat umum yang didesain dan digunakan sebagai langkah awal dalam proses pembuatan keputusan dan sebagai perencanaan strategis dalam berbagai terapan (Johnson, dkk., 1989; Bartol dkk., 1991). Jika hal ini digunakan dengan benar, maka dimungkinkan bagi sebuah sekolah kejuruan untuk mendapatkan sebuah gambaran menyeluruh mengenai situasi sekolah itu dalam hubungannya dengan masyarakat, lembaga-lembaga pendidikan yang lain, dan lapangan industri yang akan dimasuki oleh murid-muridnya.
Sedangkan pemahaman mengenai faktor-faktor eksternal, (terdiri atas ancaman dan kesempatan), yang digabungkan dengan suatu pengujian mengenai kekuatan dan kelemahan akan membantu dalam mengembangkan sebuah visi tentang masa depan. Prakiraan seperti ini diterapkan dengan mulai membuat program yang kompeten atau mengganti program-program yang tidak relevan serta berlebihan dengan program yang lebih inovatif dan relevan.

Langkah pertama dalam analisis SWOT adalah membuat sebuah lembaran kerja dengan jalan menarik sebuah garis persilangan yang membentuk empat kuadran, keadaan masing-masing satu untuk kekuatan, kelemahan, peluang/kesempatan, dan ancaman. Secara garis besar lembaran kerja tersebut diperlihatkan dalam lembar-1. Langkah berikutnya adalah membuat daftar item spesifik yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi di bawah topik masing. Dengan membatasi daftar sampai 10 poin atau lebih sedikit, untuk menghindari generalisasi yang berlebihan (Johnson, et al., 1989)

Lembar-1
Contoh Lembaran Kerja Analisis SWOT
Potensi Kekuatan Internal (S)
……………….
……………….
.………………
……………….
Potensi Kelemahan Internal (W)
……………….
……………….
.………………
……………….
Potensi Kesempatan External (O)
……………….
……………….
.………………
……………….
Potensial Ancaman External (T)
……………….
……………….
.………………
……………….

SWOT dapat dilaksanakan oleh para administrator secara individual atau secara kelompok dalam organisasi. Teknik secara kelompok akan lebih efektif khususnya dalam pengadaan struktur, objektifitas, kejelasan dan fokus untuk diskusi mengenai strategi, sehingga tidak akan cenderung melantur, dan bahkan akan terkena pengaruh politik atau kesenangan (interest) perseorangan yang kuat (Glass, 1991).

Sedangkan Sabie (1991) mencatat bahwa jika bekerja secara kelompok dalam bidang pendidikan, maka akan muncul tiga sikap yang terangan-terangan dari para guru di mana tergantung masa kerja mereka masing-masing. Guru-guru yang mempunyai pengalaman 0-6 tahun cenderung menjadi yang paling partisipatif dan receptive akan ide-ide baru.

SWOT harus mencakup semua aspek/area berikut ini, yang masing-masing dapat merupakan sumber kekuatan, kelemahan, kesempatan, atau ancaman, misalnya:Beberapa contoh lingkungan internal lembaga pendidikan; tenaga kependidikan dan staf adminstrasi ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas sarana prasarana (lingkungan belajar).siswa yang ada anggaran operasional program riset dan pengembangan iptek organisasi atau dewan lainnya dalam sekolah Beberapa contoh lingkungan eksternal lembaga pendidikan tempat kerja yang prospektif bagi lulusan orang tua dan keluarga siswa lembaga pendidikan pesaing lainnya sekolah /lembaga tinggi sebagai persiapan lanjutan demografi sosial dan ekonomi penduduk badan-badan penyandang dana

3. Survei Internal tentang Kekuatan dan Kelemahan

Secara historis, para administrator berupaya menarik minat siswa agar memasuki/memlih program yang ada pada lembaga pendidikan mereka dengan cara meningkatkan promosi dan iklan tanpa memperhatikan kelemahan dan kekuatan lembaga pendidikan yang mereka kelola.
Apabila, keadaan audit internal seperti ini dilaksanakan, maka akan timbul area/aspek yang menghendaki beberapa perubahan. Lebih dari itu, potensi dan kemungkinan-kemungkinan akan adanya service dan program-program inovasi baru bisa juga muncul. Dengan membuat seluruh daftar tentang kelemahan internal maka akan tampak area/aspek yang bisa diubah guna untuk memperbaiki kinerja lembaga pendidikan, termasuk segala sesuatunya yang berada di luar jangkauan kontrol. Contoh mengenai kelemahan inheren adalah cukup banyak. Misalnya sebagai berikut: moral staf adminstrasi dan staf pengajar yang rendah; bangunan infrastruktur yang kurang memadai; fasilitas sarana prasarana, serta laboratorium di bawah standar; langkanya sumber-sumber daya instruksional; dan termasuk lokasi lembaga pendidikan tersebut.

Sedangkan kekuatan yang ada perlu juga didaftar, sebagai contoh kekuatan potensial dapat berupa: (a) pembebanan biaya pendidikan yang rasional terhadap siswa; (b) tenaga pengajar yang berdedikasi dan bermoral tinggi; (c) akses dengan lembaga pendidikan lanjutan atau universitas-universitas yang lain, dimana siswa dapat mentransfer kredit mata pelajaran yang telah diperoleh; (d) reputasi yang baik dalam menyediakan pelatihan yang diperlukan untuk memperoleh pekerjaan; dan (e) perbedaan populasi siswa.

Penaksiran kekuatan dan kelemahan juga bisa dilakukan melalui survei, kelompok-kelompok fokus, wawancara dengan murid dan bekas murid, dan sumber-sumber lain yang dapat dipercaya. Begitu kelemahan dan kekuatan tergambar, maka akan memungkinkan untuk mengkonfirmasi item-item tersebut. Harus dimafhumi bahwa persepsi yang berbeda-beda bisa timbul, tergantung pada kelompok-kelompok representatif yang dihubungi dan dimintai pendapatnya.

4. Survei Eksternal tentang Ancaman dan Kesempatan

Gambaran eksternal bersifat komplementer terhadap self-study internal di dalam analisis SWOT. Pengaruh-pengaruh nasional dan regional seperti masalah-masalah lokal dan negara adalah yang paling penting dalam memutuskan program baru apa saja yang perlu ditambah atau program yang sudah ada dan perlu dimodifikasi atau diganti. Gilley dkk. (1986) menetapkan sepuluh dasar-dasar institusi yang "on-the-move" (sedang maju), salah satunya adalah kemampuan institusi atau lembaga untuk menjaga pengawasan yang lebih dekat atas masyarakat. Tidak hanya administrator saja yang harus mengawasi masyarakatnya, namun mereka juga memainkan perananan kepemimpinan dengan memberikan isu-isu itu yang berkaitan secara langsung maupun tidak.

Informasi tentang iklim dan trend bisnis yang ada, perubahan penduduk, dan jumlah pegawai serta tingkat lulusan sekolah menengah harus dipertimbangkan dalam tahap studi pengembangan ini. Sejumlah sumber informasi harus diliput, tidak hanya terbatas kepada pengurus sekolah saja, melainkan termasuk orang tua siswa, tokoh masyarakat, surat kabar, majalah, jurnal pendidikan, dewan penasehat, dunia industri, dan lainnya. Sehingga masing-masing dapat merupakan sumber potensial sebagai informasi yang sangat berharga.

Ancaman harus dikenali, sebab ancaman dapat berwujud dalam berbagai bentuk. Besarnya anggaran pendidikan yang terbatas dianggap suatu peraturan daripada dianggap sebagai suatu pengecualian. Anggaran pemerintah umumnya diperuntukkan pada usaha pengembangan pendidikan yang tidak bersifat khusus, sehingga mempunyai dampak atas pelaksanaan program dengan anggaran-tinggi. Terbatasnya industri/dunia kerja untuk menyerap tenaga kerja sebagai keluaran pendidikan. Lembaga pendidikan lain yang sejenis atau perguruan tinggi telah lebih dulu membuat beberapa program baru untuk menarik siswa lebih banyak atas program yang sama. Di samping juga, menurunnya jumlah lulusan sekolah menengah dapat menimbulkan suatu ancaman dengan adanya berkurangnya permintaan siswa terhadap program yang telah direncanakan.

Adanya suatu perubahan kesadaran atau pola pikir masyarakat akan menciptakan kesempatan potensial untuk memberikan isu-isu baru dengan jalan memberikan layanan pendidikan yang lebih bermutu dan berkualitas. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang bersifat global, juga mempunyai areal/aspek kesempatan. Industri atau bisnis baru apa yang dapat muncul di masa akan datang, dengan mencari siswa lulusan pendidikan kejuruan berketrampilan serta terlatih baik.

Harus dipahami juga bahwa kesempatan dan ancaman tidak absolut sifatnya. Apa yang pertama-tama nampak akan menjadi suatu kesempatan/peluang, mungkin tidak muncul bila dikaitkan dengan sumber-sumber daya atau harapan masyarakat. Makin banyak sumber daya atau harapan masyarakat, maka makin besar pula tantangan dalam menggunakan metode analisis SWOT, sehingga memungkinkan untuk membuat penilaian yang benar dan tepat serta lebih menguntungkan baik secara institusi maupun lingkungan masyarakat. Dalam lembar-2 dan 3 menggambarkan sebuah contoh penggunaan lembaran kerja analisis
SWOT.

Lembar-2
Contoh Penggunaan Analisis SWOT Sebagai Pertimbangan Kelayakan Dalam Memulai Pembuatan Sebuah Program Teknologi Laser
Menimbang: lembaga pendidikan kejuruan teknik kemasyarakatan perlu menambah beberapa program baru yang inovatif.
Mengingat: selama masa brainstorming sebelumnya, muncul beberapa ide dan sebuah program dalam teknologi laser yang dikembangkan oleh yayasan/lembaga pendidikan dan tenaga pengajar lain. Kerja sama dengan sebuah kelompok yang dipilih dari tenaga pengajar bisa memenuhi dan melakukan analisis SWOT untuk membantu mengembangkan strategi pengembangannya.

Contoh poin-poin berikut yang mungkin muncul dalam lembaran
kerja.

Potensi Kekuatan Internal (S)
Perangkat elektronik yang ada dan program elektrik dapat menyediakan beberapa dasar yang diperlukan untuk sebuah program teknologi laser.Tenaga pengajar yang antusias dan berminat untuk memperoleh pengetahuan dan latihan lebih jauh dalam bidang laser.Dana yang cukup untuk diinvestasikan dalam program-program teknologi tinggi.Pengalaman masa lalu yang sukes dengan program baru yang dinamis, sehingga mempunyai keahlian dan pengalaman dalam menghadapi perubahan.

Potensi Kelemahan Internal (W)
Tenaga pengajar yang ada kurang teram-pil dalam penguasaan teknologi laser. Kurangnya ruangan untuk menampung peralatan ekstra tambahan yang dibutuhkan. Situasi keselamatan, tidak cocok untuk mengatasi potensi bahaya seperti laser. Sebuah faksi di dalam lembaga lebih menginginkan sebuah program teknologi mikroprosessor daripada teknologi laser.

Potensi Kesempatan Eksternal (O)
Beberapa rumah sakit, industri logam, dan perusahaan komunikasi mengalami kekurangan akan teknologi laser.Permintaan dunia usaha dan negara secara keseluruhan akan teknologi laser diperkirakan meningkat dalam 10 tahun ke depan. Antusiasme guru-guru dan siswa sekolah menengah tentang program yang ditawarkan dan sangat memungkinkan dilakukannya pemilihan atau penyaringan terhadap siswa terbaik. Teknologi laser dalam bidang rumah sakit dan industri telah menawarkan keahlian mereka secara part-time.

Potensi Ancaman Eksternal (T)
Lembaga pendidikan sejenis di negara tetangga telah memimpin dan memiliki infrastruktur untuk memulai sebuah program teknologi laser lebih cepat. Program dimungkinkan tidak mendapat persetujuan dari dewan karena mengingat pengalaman sebelumnya tentang 'kegagalan' yang pernah terjadi. Beberapa alternatif lebih murah dan efi-sien dari perangkat laser yang muncul akan memberikan masa depan yang tidak prospektif bagi teknolog laser.Siswa sekolah lebih menunjukkan preferensi pada program-program bisnis daripada program-program teknik.

5. Kelemahan SWOT
Pada umumnya SWOT hanya mencerminkan pandangan seseorang atau kelompok, dimana hanya mencerminkan keberpihakan dalam menilai tindakan yang telah ditentukan sebelumnya, daripada digunakan sebagai alat untuk menemukenali kemungkinan-kemungkinan peluang baru. Hal penting yang perlu perhatikan bahwa kadang-kadang ancaman juga dapat dipandang sebagai kesempatan, tergantung orang atau kelompok yang terlibat. Ada pepatah yang menyatakan, "Seorang yang pesimis adalah orang yang melihat kegagalan di dalam suatu kesempatan, dan seorang yang optimis adalah orang yang melihat kesempatan di dalam suatu kegagalan." Dalam contoh lembar-2, kesempatan yang diberikan para ahli dalam industri untuk melatih siswa, mungkin dianggap oleh sebagian anggota lembaga pendidikan (pengajar dan staf) sebagai suatu ancaman terhadap posisi atau pekerjaan mereka sendiri.
SWOT memungkinkan sebuah institusi untuk mengambil cara yang singkat daripada melakukan sebuah penelitian khusus kekuatannya yang sesuai dengan kesempatan, sehingga mengabaikan kesempatan yang tidak dirasakan. Metode yang lebih pro-aktif dalam identifikasi kesempatan/peluang adalah paling menarik, baru kemudian merencanakan dan menemukembangkan strategi institusi untuk memenuhi kesempatan-kesempatan tersebut. Hal ini akan menciptakan strategi efektif, menurut Glass (1991), dalam menghadapi tantangan, daripada sekedar menemukan kekuatan yang ada dan kesempatan yang dipilih untuk dikembangkan kemudian.

6. Penutup
Analisa SWOT merupakan sebuah alat analisis yang cukup baik, efektif, dan efisien serta sebagai alat yang cepat dalam menemukenali kemungkinan-kemungkinan yang berkaitan dengan pengembangan awal program-program inovasi baru di dalam sekolah kejuruan, disamping dapat digunakan sebagai alat pengambilan keputusan dalam organisasi atau komite bahkan individu. Juga sebagai alat bantu untuk memperluas dan mengembangakan visi dan misi suatu organisasi. Analisa SWOT dapat melihat seluruh kemungkinan perubahan masa depan sebuah institusi melalui pendekatan sistematik melalui proses instropeksi dan mawas diri ke dalam, baik bersifat positif maupun negatif.
Makna dan pesan yang paling mendalam dari analisa SWOT adalah apapun cara-cara serta tindakan yang diambil, proses pembuatan keputusan harus mengandung dan mempunyai prinsip berikut ini; kembangkan kekuatan, minimalkan kelemahan, tangkap kesempatan/peluang, dan hilangkan ancaman.
Penggunaannya agar lebih efektif hendaknya analisa SWOT harus bersifat fleksibel. Mengingat situasi dan kondisi yang cepat berubah seiring dengan berjalannya waktu, maka analisis harus sesering mungkin dibuat dan disesuaikan. SWOT sangat praktis dan tidak boros terhadap waktu, serta efektif karena kesederhanaannya. Dapat digunakan secara kreatif, sehingga membentuk dan membangun fondasi, dimana dapat menciptakan sejumlah rencana strategis untuk pengembangan program-program baru di sekolah kejuruan khususnya, semoga.








Dibuat dan dikelola oleh Pusat Statistik Pendidikan, Balitbang - Depdiknas
© 2001 Hak Cipta oleh Departemen Pendidikan Nasional

KERJA

KERJA….
Hhhh…yah itulah salah satu hal yang akan dan harus ditempuh setiap manusia setelah selesai maupun belum selesai mensempuh sebuah studi..apalagi kalo bukan uang tujuannya, untuk hidup istilahnya, bertahan hidup demi mencapai sebuah hidup yang sebenarnya.
Dan yang gue tahu cari kerja hari gini kagak gampang, gak asal baca info lowongan di koran, situs atau dari rekan terus masukkan resume, cv dan berbagai embel-embelnya kita dengan mudah diterima kerja di sebuah perusahaan. Ta semudah itu sobat. Ribuan bahkan jutaan penduduk Indonesia yang berjuang mati-matian demi sebuah pekerjaan. Entah itu SMP, SMA, Diploma bahkan sarjana hiruk pikuk dalam suasana pencarian kerja. Tak menjadi jaminan semakin tinggi pendidikan semakin mudah mendapatkan peluang kerja. Yah..gak dipungkiri memang perbedaan terletak pada gaji yang kelak akan diperoleh, tapi lucu bukan ketika kita membicarakan gaji sementara kita sendiri belum memiliki pekerjaan. Tak jarang porsi kerja SMA dan Diploma direbut oleh kalangan sarjana, hal itu terjadi tidak lain karena minimnya kesempatan kerja di Indonesia, selain itu sering terjadi mismatch dalam kebutuhan tenaga kerja di pasar. Gak dipungkiri tidak sedikit mahasiswa dengan jurusan yang kurang bonafit mencoba menembus pasaran internasional (bukan dengan menjadi babu tentunya). Hasilnya??NIHIL. "Universitas Negeri Bonafit (UNB) aja belum tentu bisa kok mas, masak lu mau saingi kita-kita dengan jurusan kagak jelas kayak gitu". Eit, jangan salah memang dalam mata perusahaan UNB memiliki penialaian tersendiri dalam hal kualitas sumber daya manusia, tapi ingat yang kita bicarakan bukanlah Universitas/ instansi pendidikannya tapi individunya. Sebuah hal yang mungkin khan seorang ahli/ pakar ekonomi lahir dari universitas yang kurang bonafit? Kemauan dan kerja keras lah yang menciptakan sebuah individu yang memiliki potensi atau kesempatan untuk menembus pasar tenaga kerja.
Wiraswasta??yah mungkin itu merupakan salah satu strategi dalam menghadapi minimnya permintaan tenaga kerja di negeri ini, tapi lagi-lagi kita terbentur pada masalah modal (masalah klasik) dan sumber daya manusia kita (terkait dengan what, how and for whom). Meskipun sesungguhnya berwiraswasta sungguhlah sebuah strategi yang sangat bagus untuk mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. Terkait dengan regulasi pemerintah yang mengatur aspek permodalan dalam usaha kecil menengah haruslah benar-benar berpihak pada rakyat kecil yang benar-benar membutuhkan modal untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
Ups..gue terlalu asyik dengan tema ini namun sayang gue harus beranjak dari meja komputer gue, gue harus berjuang keras demi mendapatkan sebuah pekerjaan. Gue yakin masih banyak orang kayak gue yang berjuang mati-matian demi mendapatkan pekerjaan. Para joob seeker, mari kita berjuang!!!!!

Friday, 23 November 2007

Kemanakah Hendak Ku

Sepetak demi petak tanah yang berbusa
Membasahi setiap rekahan kulit kakiku
Membasuh peluh yang tak sempat mengeluh

Rengkuhan harapan dan perjuangan
Yang telah tercapai mendalami makna
Syukur dan pujian ku lantunkan
Mengadahkan berapa keluh kesah
Hiruk pikuk hidup yang terkadang melepuhkan hatiku
Menanarkan mataku

Manusia…
Tak pernah terbesit rasa kepuasan
Nafsu menggantungi di setiap raga yang belum membusuk
Menyeret dalam kebingungan
Yang membutakan mata hati
Terjerumus dalam rasa duniawi

Kemanakah hendak ku pergi…
Menggapai mimpi
Meraih ridho sang Illahi
Beradu dalam kemurnian cinta Nya
Dalam kesetiaan Nya
Setiap asma-asma indah Nya
Menirwakan rasa membelenggu cipta rasa dan karsa
Menerawang teduh dalam setiap hawa surga Nya
Mengecup manis setiap rahmat Nya

Bertolak ku beradu
Dalam setiap tetes air wudhu
Membasuh jauh ke dalam lubuk hatiku
Melelapkan seluruh amarah dan hawa nafsu

Ya..Allah…
Berilah hamba jalan yang Engkau ridhoi
Tuntun hamba menapaki jalan yang lurus
Tunjukkan pada hambamu ini mana yang benar dan mana yang salah
Lindungi hamba dari godaan syaitan yang terkutuk
Limpahkan segala rahmatmu ya Allah
Jadikan hamba orang yang berbakti kepada orang tua
Berguna bagi keluarga, masyarakat dan bangsa
Hanya kepada Mu hamba menyembah
Dan hanya kepada Mu hamba memohon
Amiin….

Monday, 12 November 2007

Di Mana Engkau??



Aku tahu engkau telah tiada
Aku tahu engkau meninggalkan sejuta rasa
Seribu Asa
Yang telah sirna tanpa panca indera
Tawa pernah hiasimu
Canda menjadi riasanmu
Meski sedih kadang menetesimu
Sudah 3 bulan engkau pergi
Serasa sunyi tanpa meninggalkan arti
Serasa damai tanpa mimpi
Dimana engkau saat ini?
Mengembangkah belahan bibirmu?
Bersibakkah setiap helai rambutmu?
Hmm, mungkin malaikat bersanding denganmu
Cahaya atau kegelapan menerpamu
Harum semerbak aku pun tak tahu
Hanya selembar foto terselip dalam album
Tersimpan dalam balik kesejukan embun
Hanya tinggal kenangan
Yah, itu pun sudah menjadi kenyataan
Harapan tingalah sebuah lamunan
Yang pupus tergeletak saat takdir mengatakan
Sebuah kematian
Tak bisa berbuat apa-apa
Tak mampu berkata
Tak mampu bertatap muka
Tak saling memadu rasa
Apalagi bersua
Hanya doa yang terlantun
Saat mataku terbangun
Saat ku tertegun
Semoga engkau berada dalam alam yang indah
Penuh hiasan nan megah
Didampingi sang pangeran gagah
Dingin yang tak membuatmu gerah

Sunday, 11 November 2007

Terima kasih Ibu

Saat air matamu beradu dalam setiap desah doamu
Saat jarimu berjalan diantara butiran tasbih
Mengadahkan harapan pada sang pencipta
Demi ku

Terima kasih ibu
Tanpa balas kau berikan mutiara hidup
Tanpa imbalan engkau teteskan harapan-harapanmu

Terima kasih ibu

Thursday, 1 November 2007

Lu pengen Tau ya sobat


“Kenapa lu nanya ke gue?” terlontar kata-kata itu dalam benak gue, siapa elu? Dan gue pikir lu bakalan jawab dengan lugas nya dengan lu sebutin nama lu kompliTTTT!!. Kala itu saat-saat yang mungkin membawaku terbenam antara ya dan tidak, aneh.

Asalamu’alaikum Wr. Wb
Sesaat setelah gue tunaikan Shalat Isya` berjamaah kala hujan diiringi petir yang menyambar. Gue lantunkan sedikit lagu tentang rasa syukur manusia kepada Tuhannya. Mengantar gue sampai ke depan pintu rumah. Ku buka sedikit demi sedikit tanpa menimbulkan bunyi derit. Yah saat itu ade`-ade` gue lagi belajar. Nah, lu pade mungkin pade tahu jam belajar masyarakat tu jam berapa ampe jam berapa.
Seperti biasa gue tanggalkan segala pakaian religi gue gantungan baju yang telah melekat di kamar gue. Gue longok layar Hanphone gue. 1 message received. Dengan gegas gue pencet tombol yang ada. GembiLL. Hhh…biasa sahabat sms gue. Gue baca perlahan (gak juga ding) tanpa tahu maksud apa yang terkandung, kalo kagak salah sih tentang English gitu deh. Ku balas seadanya aja. Lama berkutat dengan tombol-tombol Handphone gue kayuhkan kaki ke depan televisi. METRO TV dengan acara Save Our Nation tengah membahas kenaikan harga minyak dunia. Wow..menarik!!meski terselingi nada-nada sms dari sang sahabat yang gue sendiri kagak tahu nanya tentang apa, kalo kagak salah lagi nih tentang hidup. Padahal lu pade khan pada tahu sendiri ye, makna hidup tiap orang khan berbeda-beda, tergantung cara pandang tiap masing-masing orangnya. Tanpa maksud buat bikin kecewa gue bilang aja (ketik sms maksud gue) (aduh gue lupa) yang jelas gue lagi nonton tu acara di stasiun swasta itu. Dan gue pikir dia terima kok dengan jawaban gue. Sorry ya sobat, lagian lu sendiri khan perlu juga yang namanya ngirit, meski gue tahu mungkin alokasi buat pulsa lu di luar dugaan. Hehehe… tapi gue pikir kagak ada salahnya bila lu berhemat, lu hidup kagak di Jogja Non, lu jauh dari yang namanya bokap nyokap, lu kagak bisa yang namanya barang gratis. Dan itu tuh malah justru bikin lu bener-bener mampu Survive dalam menjalani hidup. Dan gue sendiri lu mampu menjalaninya. Lho kok malah melenceng to ceritanya.
Oh iya, habis selesai tuh acara gue longok lagi handphone gue, hh..kagak ada apa-apa, eh ada ding pesen dari sang mantan, tapi ya gue cuekin aja. Lagi males ngetik sms. Gue kembali lagi ke depan layar kaca gue yang berbingkai plastik warna item, hhmm, di Lativi ada acara tentang tayangan eksklusif Imam Samudra, sedikit ngeliat tapi kagak sadar gue terlelap dalam mimpi, yah…abis itu lupa deh…inget-inget ya udah bangun pagi ini jam 2.00 am/ pagi, saat semua terlelap. Yah, gue jalani kehidupan pagi berawal dari mandi, ibadah dan pada akhirnya mengantar gue pada deretan tombol pada keyboard komputer gue. Dan iseng gue ngetik kayak gini setelah nonton film Horror JU-ON, lumayasn serem juga sih. Ok pembaca, sekian dulu rentetan kata yang mungkin bukan sebuah cerita namun sama sekali tak bermakna. Adzan subuh sudah berkumandang, gue mo ke masjid dulu.
Wassalamu`alaikum Wr. Wb

Wednesday, 31 October 2007

Serat Nitisutri

Kartining tyas yen wus tekan tekeng jati
Pan wus sirna reregeding angga
Ruwat sagung mamalane
Kadi sarira ayu
Kang mangkana yeka menawi
Trus prapteng jero jaba
Babarane jumbuh
Ning wening tan kawoworan
Ing satemah pan wus keni den wastani
Syuh sirna manungsanya
(Achmad Chodjim, Syekh Siti Jenar Makna Kematian, SERAMBI, 2002)

Pribadi

Kodrat merupakan kuasa pribadi
Tiada yang mirip atau menyamai
Kuasanya tanpa piranti
Dari tanrupa menjadi warna-warni
Lahir batin satu sebab sawiji
Iradar berarti
Karsa tanpa runding
Ilmu berarti mengetahui tanpa kenyataan
Yang bebas dari indera
Melebihi lepasnya peluru

Adanya kehidupan itu karena pribadi
Ditetapkan oleh pribadi
Ditetapkan oleh kehendak nyata
Hidup tanpa sukma
Tiada merasakan sakit atau lelah
Suka duka pun musnah
Berdiri sendiri menurut karsanya
Hidup sesuai kehendaknya
Syekh Siti Jenar terang pandangannya
Melebihi manusia sesamanya
(Pupuh III (Dandanggula):31-32)
(Achmad Chodjim)

PENOLAKAN SYARIAT

Sadat salat pasa tan apti
Seje jakat kaji mring Mekah
Iku wus palson kabeh
Nora kena ginugu
Sadayeku durjaning bumi
Ngapusi liyan titah
Sinung swarga besok
Wong bodho anut aliya
Tur nyatane pada bae durung uning
Seje ingsun Lemahabang

Yeka ingkang den anggep Hyang Widi
Seh Lemahbang darmasuteng karsa
Sumarah ing Hyang dhawuhe
Tekad jabriyah kagulung
Kadariyah wimbaning lahir
Madhep mantep tur panggah
Kuwat ing pangangkah
Kukuh kasmala nirmala
Ngantepi urip prapteng layu yakin
Tan mangeran budi cipta
(Achmad Chodjim, Syekh Siti Jenar Makna Kematian, SERAMBI, 2002)

Habiskah Kata Terucap?

Saat engkau membisikkan siratan makna
Terngiang terbesit rasa yang membekas
Mencoba utarakan semuanya
Namun semuanya tak segera jelas

Sembunyi dalam bilik kesendirianku
Bahagia dalam peluk sepiku
Melayang dalam anganku

Akankah semua terucap?
Saat lidah ini mulai mengecap
Meski raga telah tergeletak
Saat jantung tak lagi berdetak

Apakah semua telah berakhir
Ketika semuanya telah berhenti berpikir
Ketika bibir ini tak lagi bersua
Dengan rentetan kata tanpa makna

Tuesday, 30 October 2007


Makna Kematian
Syekh Siti Jenar
Dikutip dari buku karya Achmad Chodjim

Beberapa konsep penting dalam ajaran Syekh Siti Jenar:
1. Dunia ini alam kematian
Hidup sejati tak tersentuh kematian. Hidup yang sebenarnya itu tanpa raga. Justru adanya raga ini menimbulkan banyak peneysatan, godaan, iblis dan setan. Orang hidup sekarang ini hanya menyiapkan diri untuk memasuki kehidupan yang sebenarnya. Dalam sebuah Hadits disebutkan “manusia hidup ini di bumi ini sesungguhnya tidur dan bangun ketika matinya”.
Z Alam yang kita tempati sekarang ini adalah alam kubur.
Dalam bahasa arab berasal dari kata “qa-bara” adalah memendam, menyembunyikan. Dunia sekarang ini masih berupa alam kubur, karena banyak hal yang disembunyikan oleh manusia. Kemudian dalam surat Al-Zumar 30 dinyatakan “sesungguhnya engkau itu mayit dan mereka pun mayit”. 5 kata kubur dalam Quran; 22:7, 35:22, 60:13, 100:9 dan 82:4
Z Hidup di dunia ini bersandangkan badan yang bersifat bangkai.
Born to die. Hidup sekarang ini ada dalam fase tidur. Kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian. Curiga, prasangka, ragu-ragu dan cemas membuktikan bahwa orang hidup di dunia ini diliputi ketidak tahuan. Orang jawa menggambarkan konsep kehidupan itu dengan baik pada Candi Borobudur. Candi Borobudur terdiri dari 10 tingkat. Ini jelas konsep 10 dunianya agama Budha. Tetapi 10 dunia tadi dibuat menjadi 4 tingkat kehidupan. Tangga yang paling bawah adalah “kamadhatu”. Pada tahap ini “zat hidup” manusia ingin hidup berwujud di dunia ini. Tahap berikutnya adalah “rupadhatu”. Zat hidup telah menemukan keberadaannya di muka bumi ini. Ia mengekspresikan dirinya dalam pergaulan hidup. Dunia ekstoris!Di dunia ini manusia berbuat, beramal dan bertindak untuk meraih tingkat hidup yang lebih tinggi tetapi alam ini diliputi kegelapan. Karena itu pada alam ini manusia dituntut untuk mepes hawa nepsu. Ada lima lorong rupadhatu; kama(kesenangan seksual), bandha(kesenangan terhadap harta), kwasa(keinginan berkuasa), puja(sifat manusia ingin dipuji) dan anteng(tahap awal manusia untuk bisa menguasai dirinya). Jika mampu menguasai diri maka kita bisa menemukan jalan kehidupan selanjutnya yaitu “arupadhatu”. Alam tanpa wujud.kita memang masih hidup di dunia ini tetapi kita telah ada di alam tanpa angan-angan, alam tanpa nilai, alam apa adanya. Manusia berkarya tanpa pamrih. Manusia berusaha melepaskan dirinya dari 3 jeratan; keinginan lahiriah yang lahir dari tuntutan jasmani, keinginan yang lahir dari pikiran yang bersifat abstrak dan keinginan rohani yang lahir dari sebuah obsesi. Semua angan-angan tentang ketuhanan harus dikerangkeng. Tuhan yang ditemui adalah Tuhan yang bebas dari rupa dan angan-angan. Karena itu manusia dalam tahap ini berusaha nglakoni, menjalani hidup heneng(diam, usaha untuk tidak menimbulkan riak kehidupan), hening(kemudian pikirannya menjadi jernih) dan mantheng(khusyuk dalam hidupnya). Jika dapat membebaskan dari angan-angan dan menapaki kehidupan nyata maka dia berhak memasuki “nirupadhatu”. Di alam ini manusia akan menemui kelanggengan. Ia masuk dalam alam “sunyaruri”. Alam ketiadaan!
Z Bila sudah hidup manusia tidak menemukan badan lagi.
Hidup sejati adalah hidup yang tidak bersandangkan badan, raga. Raga jasmani justru membatasi gerak. Badan fisik menutupi pandangan. Sehingga manusia tidak bisa melihat jalan hidupnya di masa datang. Kita makan untuk menunda kematian karena kita memang berada dalam alam kematian.

PAGI TEPIAN MALAM

Saat jam 00.00 berdentang
Saat hujan berhenti meneteskan geloranya
Saat angin mulai menusuk hangatnya darah

Merekah dalam sebuah kelopak mata
Bingkisan-bingkisan Illahi
Menatap jauh dalam relung kegelapan
Menatapku dengan perasaan bangga
Tersenyum membakar semangatku

Bergegas bersyukur pada-Nya
Atas segala limpahan-Nya
Atas segala karunia yang diberikan-Nya
Yang mendayu seiring jejak langkahku..
Alhamdulillah...

Saat malam bertepikan pagi. . .

Akhirnya Gue lulus

Sejak dari bulan September gue menanti sidang skripsi ini, tertunda. Yah..tertunda karena jumlah mahasiswa yang mengikuti ujian tidak memenuhi QUOTA. Akhirnya diundur menjadi bulan Oktober, bagiku..yah,sempat sih merasa jengkel, tapi gue sadar semua yang terjadi adalah yang terbaik buat gue yang telah dipilih oleh-Nya.
Akhirnya, Senin 29 Oktober 2007 jam 10.45. “Andhika Willy Wardana”, keluar dari mulut pengawas pelaksanaan ujian pendadaran. Hmm, ini adalah waktu gue buat hempaskan apa yang telah lama gue baca. Tapi anehnya, gue benar2 tak merasakan gugup sedikitpun, aneh padahal biasanya bila gue bicara di depan orang yang memiliki wawasan lebih luas. Ya, emang sih bulan September kemaren bertepatan dengan bulan Puasa/ Ramadhan gue coba isi hati gue dengan beberapa ayat-ayat Illahi, beberapa pandangan tentang hidup dari berbagai kalangan kiai ataupun alim ulama. Dan pada akhirnya gue sendiri sadar tak ada yang perlu ditakutin selain Allah SWT. Kenapa kita harus gugup dalam menghadapi manusia, kenapa kita justru tidak gugup ketika menghadap Sang Khalik?? Nah, dari kata-kata itu gue menjadi percaya diri, hari-hari gue sambut dengan senyuman manis kepada sesama, dan gue berusaha mengamalkan salah satu surat dalam Al’Quran yang berisi tentang menjadikan sekarang lebih baek dari kemaren dan besok lebih baek dari sekarang. Itulah yang gue lagi kobarkan dalam diri gue. Dan Alhamdulillah, gue punya sahabat yang ngedukung gue, yang bangunin gue tatkala para manusia terlelap dalam dinginnya malam, yang ingatkan gue ketika pagi hari semilir udara pagi menghantarkan manusia pada kesibukan masing-masing.
Dengan beberapa bekal tersebut (tentunya bekal belajar juga donk!!) gue jalani ujian pendadaran gue bak layaknya seorang marketing yang sedang menawarkan strategi kepada sebuah perusahaan agar memperoleh peningkatan penjualan. Dengan muka yang cerah gue hiasi dengan beberapa senyuman gue jawab apa yang para dosen penguji tanyakan. Yah, meski ada sebagian pertanyaan yang emang kagak bisa gue jawab, tapi No body Perfect, so it’s okay if I made a mistake. Dan apa yang terjadi adalah kehendakNya. Setengah jam berlalu, akhirnya para dosen mempersilakan gue untuk menunggu pengumuman hasil ujian gue. Dan Alhamdulillah jam 12.30 WIB, gue dapet tuh pengumuman yang menyebutkan kalo gue lulus..yah meski dapet nilai B tapi gue sadar nilai B itu setimpal dengan apa yang gue lakuin selama ini, setimpal dengan usaha gue selama ini, dalam menempuh kuliah selama 4 th. Alhamdulillah..

Friday, 19 October 2007

bukan aku

Kau kernyitkan dahi
Saat kau lihat diriku dengan segala kekuranganku
Kau lebarkan senyum
Melihatku tertegun bingung
Kau genangkan nasehat
Saat ku bergelimang dalam pekat
Namun itu bukan aku
Yang mengadahkan rasa
Yang tenggelam dalam kecewa
Yang terlalu berharap akan datangnya cinta
Yang terlalu tinggi bermimpi
Itu bukan aku
Saat ku tertegun melihatmu
Saat ku bahagia melihat senyummu
Saat ku bersedih ketika kau harus pergi dariku
Saat ku kecewa dengan segala keputusanmu
Saat ku terbakar api semangatmu
Saat ku sejuk mendengar nasehatmu
Itu bukan aku

Saturday, 13 October 2007

TETANGGAKU, SAHABAT YANG KUSAYANGI
Ia kembali membuatku jengkel
Ia kembali membuat bete
Namun ia meneduhkan hatiku
Dengan gelimangan nasehat
Meski pedih terdengar namun sedu dan benar
Tetanggaku, sahabat yang kusayangi

Iri terpikat diri ini
Melihat berbagai kelebihannya
Membakar semangat dalam diri ini
Meski aku sadar semua adalah karuniaNya
Yah..sudah tentu aku senantiasa bersyukur
Dengan keadaanku yang seperti ini memiliki
Tetanggaku, sahabat yang kusayangi

Terpercik cinta dalam hati ini
Namun, semua kupupus
Demi tetanggaku, sahabat yang kusayangi

Yah..hanya perasaan sayanglah yang aku biarkan
Menapaki hati ini yang telah lama terpendam
Dalam patah hati yang mendalam

Tetanggaku, sahabat yang kusayangi
Terimakasih telah kau bangkitkan diri ini
Yang sekian lama kubiarkan membekukan hatiku
Aku sayang kamu…




Friday, 28 September 2007

penampakan bukan ya



gue sendiri kagak tau ni gambar apaan, yang jelas waktu itu kami rombongan pemuda KArang TAruna melakukan jalan santai ke sebuah objek wisata di daerah Kulon Progo yaitu Goa Seplawan. gambar ini di ambil di dalam goa tanpa rekayasa

Thursday, 27 September 2007

ku bagi cintaku

Gw kembali merasakan cinta. Yang pernah gw padamkan 2 tahun yang lalu. Kini muncul kembali. Namun mau tak mau gw harus menelan rasa pahit dari rasa cinta ini. Bagaimana tidak?sobat tahukah lu tentang cinta bertepuk sebelah tangan? Ya..meski demikian aku bahagia ketika melihat dia dapat tersenyum, lihat berbagai prestasi cemerlangnya, dan berbagai keteduhan hatinya dalam menghadapi tiap masalah. Kadang berbagai tingkahnya yang membuat gw melebarkan senyum di bibir gw.hmm..namun gw sadar gw terlalu rendah untuk gapai cintanya, terlalu sedikit gw mampu imbanginya. Ya…biarlah gw menatapnya dalam mimpi, yang takkan berhenti. Pernah rasa ini gw ungkapin ke dia?nembak?bukan.gw buan tipe co yang suka obral cinta sana sini. Gw Cuma bilang I`m falling in love. Ya tentu saja dengannya. Diam. Yah..gw memang belum pengen denger dan gak mo denger jawaban dari dia. Karena mungkin gw tahu jawaban apa yang bakal dia ucapin. Resah dan gelisah hati gw terlalu galau. Sampai pada akhirnya dia pergi menuntut ilmu di luar kota. Yah, mungkin ini adalah jawaban dari doa yang indah yang pernah gw panjatkan pada Allah SWT. Gw tanya sobat-sobatku yang laen tentang cinta. Yah..akhirnya gw nemuin solusi bwt masalah emosional gw. DIBAGI!!yah, gw harus bagi cinta gw. Jelas paling besar bagiannya adalah Sang Khalik Allah SWT. Lantas apakah semudah itu gw melupakannya?gak, gw malah gak berniat bwt nglupain dia. Pernah sih terbesit untuk go far away tapi yang ada malah bener2 repot antara kami. Yah. Gw dah mutusin bisa ato gak bisa biar waktu yang menjawab, meski sebenarnya gw bosen nunggu waktu. Apalagi kemaren dia sempat jelasin konsep NIKAH dalam Islam, hmm,,teduh&trenyuh dan simpati. Cara pandang hidupnya yang unik, menarik, pinter. Ahh…kenapa gw jadi lemah bgini. WaKE UP!!!!
Sekarang adalah waktu gw buat bebenah diri lagi, gw merasa udah lama gw sia-siakan waktu..de’ ***** Gembil makasih banget gw ucapin ke eloe, dah banyak pelajaran yang lu berikan bwt gw, dan gw ga tau kapan bisa blznya dan gw mungkin tau lu juga gak ngarepin balesan.
Tadi pagi gw juga baca2 buku agama gitu dech!terbuka lembara halaman kesekian yang memaparkan beberapa ajaran shalat sunat, kupahami dan pada akhirnya membawaku beradu pada sang Illahi.
De’ TQ Smuch!!!!!!!

Thursday, 20 September 2007

DOA YANG INDAH

Ya Allah ….
Seandainyan telah Egkau catatkan
Dia akan menjadi teman menapaki hidup
Satukanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah….ya Tuhanku yang Maha mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah….
Seandainya telah Engkau takdirkan….
Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan

Ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agar aku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta….
Gantikanlah yang hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya

Ya Allah ya Tuhanku….
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah….
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka karuniakanlah aku pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Egkau ridhai
Dan karuniakanlah padaku keturunan yang saleh


Amiin

Sunday, 16 September 2007

gue benci eloe




Gue Benci Eloe
Loe terlalu sempurna buat gue
Setiap sentuhan kalbu yang loe berikan
Semakin menyayat setiap jengkal kulit ku
Meski aku merasakan betapa sejuk setiap kata-kata loe
Loe telah menumbuhkan rasa sayang di hati gue
Loe telah menumbuhkan cinta di hati gue
Dan gue sering menderita karenanya
Gue tahu setiap baris kata ini
Hanya akan membuat ku semakin teringat pada loe
Namun semakin lama kupendam dalam gubuk kalbuku
Semakin rapuh aku tuk hadapi segalanya
Ya..pergi
Mungkin itu yang harus gue lakuin
Gue gak ingin saling menyakiti
Meski gue tahu dari perpisahan ini
Ada luka yang menganga karenanya
Namun daripada harus menunggu
Luka benci yang harus menganga setiap waktu
hh..cinta ini telah menyiksa gue
demi cinta gue
gue benci eloe..

Monday, 10 September 2007

faktor yang mempengaruhi pengangguran di Indonesia

Masalah pengangguran telah menjadi momok yang menakutkan di negara berkembang seperti Indonesia. Negara berkembang seringkali dihadapkan pada dengan besarnya angka pengangguran karena sempitnya lapangan pekerjaan dan besarnya jumlah penduduk. Adapun beberapa hal yang ditengarai menjadi faktor penyebab dari pengangguran antara lain pertumbuhan ekonomi,inflasi, investasi, regulasi pemerintah, pertumbuhan penduduk, keseimbangan pasar tenaga kerja, dan kualitas sumber daya manusia.
Di dalam skripsi ini penulis mencoba untuk mengetahui pengaruh PDB, pertumbuhan upah riil dan pertumbuhan penduduk terhadap jumlah pengangguran di Indonesia. Model penelitian yang digunakan adalah Partial Adjustment Model (PAM) dan untuk mendapatkan hasil estimasi dilakukan uji asumsi klasik dan pengujian kriteria statistik. Hasil penelitian ini adalah dilihat dari uji t bahwa variabel PDB, pertumbuhan upah riil dan pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap jumlah pengangguran di Indonesia pada tingkat α = 5%. Dan dari uji F diperoleh Fhitung sebesar 161,049dan Ftabel 2,98 pada tingkat α = 5% menunjukkan bahwa model yang digunakan eksis. Untuk koefisien regresi determinasi (R2) sebesar 0,963 atau sebesar 96,3% variabel jumlah pengangguran dapat dijelaskan oleh himpunan variabel bebas, sisanya 3,7% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dalam penelitian ini untuk uji asumsi klasik tidak ditemukan masalah multikolinearitas, heterokedastisitas dan autokorelasi.

tentang persahabatan



Kisah tentang persahabatan yang ada dalam kisah hidup seorang anak manusia
Teraniaya dalam kepedihan
Menghitung bukanlah saat yang tepat
Untuk menerka dan menebak
Apa yang akan terjadi kelak

Ikhtiar dan doa yang kan buat bangga
Tanpa sedikitpun rasa penyesalan
Masih harus terbangun jiwa yang belum ditemukan
Kemana harus dicari
Kemana harus ditanyakan
Apa, siapa, kemana, kenapa dan bagaimana ?
Berharap kan temukan jiwa yang diharapkan

Tapi sanggupkah keluguan kehidupan
Mengalahkan hati yang terlalu pekat
Dengan hingar bingar kehidupan
Yang mengoda penuh warna dan noda
Meskipun tanpa sadar ada dan harus ada dalam
Kepenatan yang sering hinggap diantara pekik kilau galau hati
Temukan jati diri yang tak tahu kemana kah harus pergi
Tak lepas pula masalah yang harus dihadapi
Sering membawa pada keputus asaan
Tapi siapakah yang membuat
Untuk harus hadapi semua ini
Apakah yang ada dibalik ini semua

Belajar dari kenyataan
Karena semua ini sudah menjadi rencana-Nya
Akal dan perasaan memang bertolak belakang
Memiliki kekurangan
Ketika salah satu menjadi dominan
Selaraskanlah keduanya
Seimbangkan keduanya
Gelap terang hidup akan
Terkuak seperti awan yang tersibak cahaya sang surya
Di saat malam terhimpit oleh pagi yang memaksa
Untuk tunjukkan kemampuan
Berikan pengorbanan
Demi
Kepercayaan yang telah diraih
Telah diterima dan diberikan
Oleh seonggok harapan yang tercerca dalam pantulan
Sinar mata yang senantiasa melihat tanpa merasakan
Apa yang sedang dihadapi
Kebanggaan tersendiri ketika mendapatkan apa yang telah diharapkan
Meskipun tanpa suatu apa yang diperoleh

Friday, 7 September 2007

reinkarnasi

nih awal gue nulis blog setelah gue di suruh mengganti nama blog gue yang lama karena gue kagak pantes pake nama yang dulu. dulu gue pake nama blackhole-c. gue pikir emang hanya ada kata itu di dunia. akhirnya dengan berat hati gue ganti blog gue. dengan nama gue benci eloe